PERBANDINGAN PENGGUNAAN BIBIT KULTUR JARINGAN DENGAN ANAKAN PISANG DALAM PENINGKATAN PRODUKSI PISANG




Pisang merupakan komoditi hortikultura yang berpotensi besar untuk dikembangkan. Potensi pengembangan pisang diharapkan mampu memenuhi permintaan pasar dalam negeri maupun ekspor.
Salah satu upaya pengembangan potensi melalui peningkatan produksi dan produktivitasnya.

Guna meningkatkan produksi pisang maka faktor utama yang perlu ditingkatkan adalah ketersediaan bibit pisang. Diharapkan dengan ketersediaan bibit pisang baik melalui teknik kultur jaringan maupun anakan akan memberikan kontribusi terhadap keberhasilan peningkatan produksi pisang.  

Penyediaan bibit pisang melalui teknik kultur jaringan maupun anakan pisang memiliki sisi kelebihan dan kelemahan masing-masing. Sebagai upaya peningkatan produksi pisang untuk skala besar/skala kebun direkomendasikan untuk penyediaan bibit pisang dengan teknik kultur jaringan karena memberikan keseragaman kualitas, lebih tahan terhadap penyakit serta mampu memproduksi jumlah bibit banyak dalam waktu tepat. Di sisi lain untuk peningkatan produksi pisang skala rumah tangga/kecil, maka lebih direkomendasikan untuk penggunaan bibit dari anakan pisang karena proses dan teknik lebih sederhana sehingga setiap petani dapat melakukan sendiri perbanyakan dengan anakan, modal yang dibutuhkan sedikit dan harga jual anakan bibit murah sehingga diharapkan tidak memberatkan petani kecil.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Agar buah pisang cavendish mulus tidak korepan

Cara Budidaya Kapulaga Agar Berbuah Lebat Dan Bisa Panen Terus