Cara Budidaya Kapulaga Agar Berbuah Lebat Dan Bisa Panen Terus

Syarat Hidup Kapulaga

Kapulaga merupakan jenis Zingiberaceae (temu-temuan) asli Indonesia yang tumbuh didaerah perbukitan atau daerah yang memiliki kelembaban tinggi. Tanaman ini tidak tahan terhadap sinar matahari langsung, sehingga membutuhkan tanaman penaung.

Oleh karena itulah, Anda bisa budidaya kapulaga dengan sistem tumpang sari. Tentu saja, Anda bisa memilih tanaman penaung yang juga memiliki nilai ekonomis.

Dengan begitu, hanya dalam satu luasan lahan, Anda bisa mendapatkan keuntungan berlipat.

 berikut ini adalah syarat hidup tanaman kapulaga:

  1. Ketinggian tempat: antara 300-800 mdpl.
  2. Intensitas cahaya: antara 30-70%.
  3. Curah hujan: antara 2500-4000 mm.
  4. Suhu udara: 20-30oC.
  5. Kelembaban udara: 40-75%.
  6. Tidak disarankan menanam kapulaga pada lahan yang pernah ditanami kelompok Zingiberaceae dan berpenyakit. Karena dikhawatirkan terjadi penularan penyakit tular tanah.
  7. Struktur tanah yang disukai: subur, remah/gembur dengan porositas tinggi.
  8. Tekstur tanah yang disukai: liat berpasir, lempung berliat, ataupun lempung berpasir dan mengandung bahan organik tinggi.
  9. Toleransi Kemiringan lahan maksimum 30%.


Cara Menanam Kapulaga Agar Berbuah Lebat

Langkah-langkah dalam menanam kapulaga dalam skala besar berikut ini:

1. Pengolahan Lahan Budidaya Kapulaga

Pengolahan lahan untuk budidaya kapulaga penting dilakukan sebelum proses tanam kapulaga. Sebab, lahan yang tidak subur dan tidak sesuai dengan syarat tumbuh kapulaga akan menghambat pertumbuhan dan perkembangannya.

Oleh karena itu, Anda harus melakukan pengolahan lahan dengan baik dan benar. Anda juga sangat disarankan untuk membudidayakan kapulaga dengan sistem organik.

Sebab, beberapa perusahaan obat dan farmasi maupun beberapa negara pengimpor umumnya menginginkan kapulaga yang terbebas dari bahan-bahan kimia. Utamanya pupuk kimia.

Selain lebih sehat, pupuk organik yang mengandung nutrisi lengkap seperti produk GDM Organik juga terbukti efektif digunakan sebagai pupuk perangsang buah kapulaga. Sebab, kapulaga bisa terangsang untuk terus berbuah jika mendapatkan nutrisi yang cukup dan mendapatkan enzime pertumbuhan.

Produk GDM Organik yang Anda aplikasikan saat penolahan lahan maupun pengaplikasian rutin setelah tanam, mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap, serta bakteri baik yang dapat menciptakan enzim pertumbuhan. Dengan begitu, tanaman kapulaga akan terus berbuah meski sudah lebih dari 5 tahun.



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBANDINGAN PENGGUNAAN BIBIT KULTUR JARINGAN DENGAN ANAKAN PISANG DALAM PENINGKATAN PRODUKSI PISANG

Agar buah pisang cavendish mulus tidak korepan