Budidaya Alpokat CV PUTRI TANI INDONESIA




 



 Nama Alpukat, Apokat atau Avocad (dari bahasa Inggris, Avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibacanya kira-kira “Awakatl”). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Oleh karena itu, buah ini pada mulanya dikenal di daerah tersebut.

Alpukat (Persea americana Mill) yang berkembang di Indonesia kebanyakan berasal dari Amerika Tengah dan sedikit dari Guatemala. Buah itu masuk ke Indonesia pada abad ke - 18. Sebenarnya masih ada jenis lain yang masuk ke Indonesia, yaitu alpukat Mexican. Namun karena jenis ini lebih sesuai untuk ditanam di daerah subtropis ( dengan ketinggian daerah diatas 2.000 m dpl ), maka pertumbuhannya di Indonesia kurang begitu baik.

Di Indonesia, tanaman alpukat masih merupakan tanaman pekarangan, belum dibudidayakan dalam skala usahatani. Alpukat dapat ditemukan di seluruh daerah di Indonesia. Daerah penghasil alpukat adalah Jawa Barat, Jawa Timur, sebagian Sumatera, Sulawesi Selatan, dan Nusa T

Bibit pohon alpukat dapat diperoleh dengan 3 cara yaitu dengan cara cangkok atau setek batang, melalui biji, dan juga okulasi atau sambung pucuk.

              Melalui Cangkok

Pilihlah cabang yang subur , tidak memiliki banyak cabang baru, tidak terlalu tua ataupun muda, cabang tersebut merupakan cabang pohon indukan yang memiliki riwayat buah yang baik mulai dari rasanya, ketahanananya terhadap serangan hama dan penyakit dan lain sebagainya.

Setelah cabang cangkok memiliki akar, maka potonglah bagian pangkal cabang sekitar 3 cm dari cangkokan. Jika sudah, selanjutya tanam cabang cangkok tersebut dalam polybag semai dengan terlebih dahulu penutup cangkokan dibuka. Letakkan bibit alpukat pada tempat yang teduh, lakukan penyiraman secara rutin, serta lakukan perawatan lainnya hingga bibit cangkok memiliki banyak akar dan dapat dipindahtanamkan pada lahan tanam.

 

Melalui Biji

Apabila anda akan menanam alpukat dari biji, maka anda perlu penyemaian biji terlebih dahulu. Buah alpukat yang sudah tua di belah kemudian bijinya diambil, selanjutnya biji dijemur selama sekitar 3 jam setelah itu letakkan pada tempat yang teduh. Semailah biji benih pada polybag semai, lakukan perawatan pada biji benih hingga tumbuh menjadi bibit dengan ketinggian sekitar 1 meter atau siap di pindah tanamkan pada lahan tanam.

Melalui Sambung Pucuk atau Okulasi

Apabila anda ingin pohon alpukat yang anda semai dari biji dapat cepat berbuah , anda dapat memilih cara sambung pucuk ini. Caranya ambillah tunas pohon alpukat yang telah berbuah sebagai batang atas dan pohon alpukat hasil semai biji menjadi batang bawah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBANDINGAN PENGGUNAAN BIBIT KULTUR JARINGAN DENGAN ANAKAN PISANG DALAM PENINGKATAN PRODUKSI PISANG

Agar buah pisang cavendish mulus tidak korepan

Cara Budidaya Kapulaga Agar Berbuah Lebat Dan Bisa Panen Terus